Mari Masak!

Jarang-jarang kan saya ngomong gitu? Biasanya : “Mari makan!” Hehehe…

Berawal dari postingan Mbak Luna di Facebook yang isinya gambar-gambar es krim. Disinyalir es krim tersebut sih buat Si Os, a.k.a our son a.k.a anaknya Mbak Luna dan suaminya. (Ya, iyalah!)

Siapa yang gak ngiler ngeliyat gambar makanan siang-siang di saat jam makan sudah lewat? Saya penasaran pengen juga. Akhirnya saya tanya-tanya sama Mbak Luna. Mbak Luna kasih resep via sms. Dia juga kasih resep muffin coklat (yummy!) kukus. Errrgggh pasti menggiurkan sekali rasanya (gak tau deh apa jadinya kalo saya yang masak).

Gak lama, Mbak Dewi ikutan juga. Ternyata Mbak Dewi jago masak juga. Terbukti doi punya blog khusus resep-resep. Cihuy! Kayaknya seru nih bikin es krim. New experiment šŸ˜€ Thank you Mbak Luna dan Mbak Dewi šŸ˜€

Well, saya orangnya doyan makan, otomatis harus doyan masak juga. Tapi, saya males masak. Bukannya gak bisa lho ya, tapi nggak mau aja. Haha!

Beneran! Saya suka hal-hal baru, termasuk mencoba resep baru. Pasti seru bikin dapur berantakan, tapi menghasilkan “sesuatu”. Sesuatu yang siap dikomentarin habis-habisan sama Bapak. Haha. Ya, Bapak biasanya komen : “Makanan opo iki!”

Hihi, saya akui Bapak memang lebih jago masak ketimbang saya, But, hey! Paling tidak Anda bisa menghargai masakan saya kan? šŸ˜€

Banyak yang bilang perempuan harus bisa masak, kalo enggak, bakalan susah dapet cowok. Haha! Saya sih ketawa aja dengernya. Kalo buat nyari cowok doang sih nggak harus bisa masak. Tapi kalo untuk cari suami, naaah itu baru saya setuju. Tujuannya apa? Meskipun kadang calon suami gak nuntut, tapi kan setidaknya kita sebagai perempuan harus bisa membahagiakan mereka dengan masakan-masakan kita kan?

Masak itu bukan kemampuan bawaan dari lahir. Masak itu bisa dipelajari. Tadinya saya juga gak tau istilah-istilah dapur. Sampai membedakan lada dan ketumbar saja sulit. Bahkan saya tidak tau kalo lada dan merica itu sama! Haha… tapi tenang… semua bisa dipelajari kok selama kita ada niat dan berusaha.

So, Perempuan Indonesia! Mari (belajar) memasak! Karena memasak itu menyenangkan dan mengejutkan. Bisa menghilangkan stres juga lho :p

Selamat masak!

SR, ^_^

Advertisements

2 thoughts on “Mari Masak!

  1. Baca-baca selesai, sekarang waktunya ngisi komentar.

    Agak-agak kebawa euforia seabadnya AADC sih jadi kali ini saya bertanya: “Ada apa dengan Selvi?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s