Just

Aku tidak ingat kapan aku memulai semua ini. Sekarang, aku tidak tahu bagaimana mengakhiri ini semua. Semua perasaan tiba-tiba tersulam begitu saja. Aku terlalu terlena dengan semua perhatianmu saat itu. Tanpa aku sadari, mungkin itulah saat di mana aku sesungguhnya sedang berjalan menuju kematian.

Dan di sinilah aku sekarang. Terombang-ambing dengan pikiran dan perasaan sendiri. Bukan salah kamu. Ini aku yang mau. Aku menikmati pedih dan perih, hanya untuk bisa bersamamu. Hanya untuk bisa tertawa denganmu.

Ketahuilah, apapun perasaanmu, aku tidak akan pernah minta kamu untuk membalasnya. Pergilah, cari yang jauh lebih baik. Tidak mengapa buatku jika rasa ini hanya searah saja. Sungguh…

Dan satu hal lagi, I won’t make it as a game.

Never…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s