[Sudden Post] #3 – Putri Es dan Kisah Cinta Sejatinya

FrozenI think I’m not going to make a movie review. I just wanna write something that I want to tell you about this movie. But, if these following words seems to be look like a movie review, I am sorry. Huahaha!

Yup. Frozen.

Adalah sebuah film animasi terbaru karya Walt Disney yang menceritakan tentang seorang putri dari Kerajaan Arandelle yang terkena sihir yaitu kekuatan es. Apabila putri ini tidak bisa mengendalikan emosinya, segala hal yang dipegangnya akan berubah menjadi es. Saat putri masih kecil, ia menganggap sihir ini adalah kebahagiaan karena berkat hal itu ia dan adiknya bisa bermain es di dalam istana setiap hari.

Nama putri itu adalah Putri Elsa. Adiknya bernama Putri Anna.

Suatu pagi, ketika Elsa dan Anna sedang bermain es di ballroom istana, secara tidak sengaja Elsa yang bermaksud menyihir lantai malah mengenai kepala Anna. Mendadak rambut Anna berubah menjadi es. Semacam hi-lite, mungkin. Tapi beruntung Raja dan Ratu segera membawa Anna kepada sekumpulan troll imut yang akhirnya menyembuhkan kutukan itu. Troll tersebut bilang bahwa menyembuhkan kutukan di kepala itu mudah, kecuali jika kutukan itu mengenai jantung, sudah dipastikan Anna tidak akan bisa tertolong.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sejak saat itu Elsa terpaksa mengurung diri dan menjaga jarak dari orang lain. Rakyat pun tidak boleh tahu kalau Sang Putri ternyata terkena sihir karena akan dianggap penyihir jahat dan bisa membawa petaka bagi Arandelle.

Anna, yang sejak peristiwa itu ingatannya telah dihapus, merasa Elsa ekslusif dan angkuh. Maka, Anna dan Elsa akhirnya menjadi renggang. Mereka tidak pernah main bersama seperti dulu. Padahal Elsa begitu ingin sekali memeluk adiknya itu.

Mereka pun beranjak dewasa.

Karena kedua orangtuanya meninggal, Elsa akhirnya menjadi pemegang kekuasaan tertinggi di Arandelle. Di hari penobatannya, semua hal yang ditakutinya selama bertahun-tahun akhirnya terjadi juga. Dan semua itu gara-gara Anna!

Ergh. Anna ini yah memang bisa dibilang adik yang nakal dan jahil. Tapi sungguh Anna tidak bermaksud jahat.

Lalu, apa yang terjadi pada Kerajaan Arandelle selanjutnya?

Yang jelas, semua jadi membeku. Elsa yang emosinya meledak-ledak secara tidak sadar sudah membekukan Arandelle dan ini membawa dampak buruk bagi rakyatnya.

Tuh ‘kan saya jadi bikin review film. Padahal di kalimat pertama post ini saya sudah bilang saya nggak mau bikin review film. Hadeh. Hahahaha!

Hm, intinya sih, film ini buagus! Saya sudah tidak bisa dibilang anak-anak lagi (saya pernah bilang kalau saya ini teenager ‘kan yah?), tapi menonton film ini tuh beneran nggak cuma sekedar film anak-anak.

Banyak pesan moral yang bisa saya petik.

Bahwa cinta sejati itu nggak harus melulu tentang pacar.

Bahwa rahasia yang disimpan bertahun-tahun pun pada waktunya akan terbongkar juga.

Bahwa kadang kita harus menjauh dari orang yang kita sayang, semata-mata demi kebahagiaan orang itu juga. (Ini sih paling dalem, heheheu)

Bahwa ada beberapa orang yang terlihat seperti memusuhi kita padahal tidak begitu kenyataannya. Ia hanya menyembunyikan alasan itu dan membiarkan dirinya menjadi tidak disukai, sekali lagi, demi kebahagiaan orang yang dihindari itu. (Again, JLEB!)

Jodoh itu tidak bisa kita tahu kapan dan di mana kita akan bertemu.

Nah ‘kan mulai mengarah ke curcol nih. Muhahaha!

Hm, saya sangat suka sama Elsa. Dia begitu menyayangi Anna dengan cara yang misterius dan sweet at the end. Dia tidak pernah membenci Anna. Tidak sama sekali. Dia sadar dia harus menjauh dari orang-orang yang disayanginya supaya mereka tidak tersakiti oleh kekuatan sihirnya.

Bukankah hidup begitu juga? Kita menjaga jarak bukan karena kita benci atau tidak mau peduli, melainkan karena memang sebaiknya begitu, supaya tidak ada lagi hati yang tersakiti. gesek biola

Ah, apapun itu, film animasi musikal ini berisi banget! Walt Disney never failed.

Advertisements

4 thoughts on “[Sudden Post] #3 – Putri Es dan Kisah Cinta Sejatinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s