[Sudden Post] #4 – Kulepas Kamu Dengan Damai

Sebelumnya, MAKASIH LHO buat D E L I S A S A H I M atas tema yang diajukan buat Sudden Post kali ini —___— sungguh brilian!

Hm, kali ini saya mau bahasa soal “Pelepasan”. Well, sebenarnya sangat umum sekali yah mengenai lepas -melepas ini. Banyak arti, menurut saya. Dan kesempatan kali ini saya berniat membicarakan tentang melepas seseorang.

Seseorang itu bukan siapa-siapa. Hanya manusia yang tidak layak saya miliki. Bukan karena dia terlalu hina melainkan karena dia begitu indah. Melepasnya tentu bukan hal yang saya inginkan. Seandainya bisa, saya ingin terus menggenggamnya dalam hati dan membiarkan sosok itu berjalan-jalan di pikiran saya selamanya. Tapi saya tahu itu tidak mungkin. Saya rasa saya harus berpikir rasional sekarang. Saya sudah terlalu lama terjebak dalam penantian yang semu. Tugas saya sekarang adalah bergerak ke tempat yang lebih baik.

Seorang kakak mengingatkan saya bahwa di dunia ini tidak ada yang kebetulan. Saya pun percaya hal itu. Semua hal pastilah sudah tertulis dalam takdir-Nya. Tidak ada yang kebetulan. Sungguh. Maka, ketika handphone saya hilang dan dia pun ternyata kehilangan kontak saya di handphonenya, saya merasa Tuhan sedang memberi tanda buat saya. Ya, mungkin saat itu Tuhan bilang saya harus melupakan dia.

Untuk ke-sekian kalinya, saya patuh. Dan semoga ini bukan kepatuhan saya seperti yang sudah-sudah. Semoga kali ini saya benar-benar bisa melepaskan.

Karena memang dia tidak seharusnya saya genggam.

Karena memang sebenarnya tidak ada yang perlu ditunggu.

Karena saya menyayanginya, maka saya harus melepasnya.

Tidak ada yang bilang ini mudah. Pun bagi saya. Tapi saya tahu Tuhan pasti membimbing saya. Selalu.

Jadi, mari stop galau! Mari semangat walau tidak ada sms dari dia. Tetap tersenyum walau harus menunggu balasan e-mail yang lama hanya demi mengetahui sepotong kabar darinya.

Bersama postingan ini, saya nyatakan saya berhenti mengejar dia. Saya akan menciptakan kedamaian bagi hati saya sendiri. Ini tidak mudah, saya tahu. Sungguh. Saya berharap, setiap saya membaca postingan ini saya akan selalu teringat bahwa saya tidak seharusnya menjaga apa-apa yang sebenarnya tidak perlu. Okay, Selv? manggut-manggut

GANBATTE!!!

Advertisements

6 thoughts on “[Sudden Post] #4 – Kulepas Kamu Dengan Damai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s